Minggu, 16 Januari 2011

penyakit paru-paru dan pencegahannya


     


     Paru-paru merupakan organ tubuh yang terdapat di dalam rongga dada dan berfungsi untuk menyaring udara yang dihisap guna menyuplai kebutuhan oksigen darah. Terkait fungsi inilah maka udara yang dihisap melalui hidung atau mulut turut menentukan keberlangsungan kerja paru-paru. Rokok yang dihisap merupakan asap yang banyak mengandung zat beracun, dan merupakan salah satu penyebab kanker paru paru.
Kanker paru-paru merupakan penyakit yang paling mematikan dibandingkan penyakit kanker lainnya. Baik pada laki-laki maupun wanita. Sebagian besar, atau sekitar 70 persen, penderita kanker paru disebabkan asap rokok yang menumpuk dan terakumulasi dalam waktu puluhan tahun. Karena itu tak mengherankan bila sekitar 70 persen penderita kanker paru-paru berusia di atas 60 tahun dan sangat sedikit ditemukan penderita dengan usia dibawah 45 tahun.

             Langkah Pencegahan

    Meskipun penyebab kanker paru paru mudah diketahui, namun gejala yang ditimbulkannya tidak mudah dikenali. Seperti pada penyakit kanker lainnya yang menyerang tubuh bagian dalam, gejala yang ditimbulkannya sulit diketahui. Selain tidak menimbulkan rasa sakit, juga tidak mudah mengenali adanya perubahan pada paru-paru yang terkena kanker. 
Beberapa gejala yang dapat diketahui dari penyakit ini umumnya berupa sakit yang menyerang sekitar bagian dada, seperti batuk, batuk berdahak, batuk berdarah, sesak atau sulit bernafas, ataupun dada terasa sakit. Apabila dengan pengobatan biasa penyakit ini tidak segera hilang dalam waktu 2 minggu, maka harus waspada terhadap kemungkinan terkena kanker paru-paru.
Selain itu, langkah pencegahan akan lebih baik untuk meminimalisir faktor risiko. Bagi para perokok, akan lebih baik menghentikan kebiasaan buruknya secepat mungkin sebelum menumpuk dan merusak paru-paru. Begitu juga bagi yang tidak merokok, harus menghindari asap rokok dan tidak menjadi perokok pasif. Selain itu, karsinogen atau zat oksidan penyebab kanker paru paru umumnya dapat ditekan atau diatasi dengan banyak mengkonsumsi buah atau sayuran yang banyak mengandung zat antioksidan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar